Saturday, 10 July 2010

Bila Tuhan Ada Untuk mu?

Sekali lagi aku belajar
tentang manusia
keluhnya panjang
hidupnya penuh onak duri
harapannya setinggi langit
hatinya serapuh kaca

Ditikam!
pecah berderai
keluhannya kedengaran kembali
harapan semakin menggunung

'Tuhan,harapan ini aku sandarkan padaMU..buangkan segala keluh resah ku'

Manusia itu terus berdoa
dengan secebis iman
bersama sisa air mata

Melodi sukma menari
tak bertemu liriknya
rosak,punah,hancur!

'Tuhan,harapan ini aku sandarkan padaMU..tenangkan hati ku'

Tuhan tarik keluh resah itu
Tuhan kurnia tenangnya hati
namun
Tuhan pudar kembali dari kalbunya

Ditikam lagi!
pecah berderai
keluhannya kedengaran kembali
harapan semakin menggunung
Tangan menadah ke langit
mengharap nikmat Tuhannya sekali lagi
tanpa ada secebis malu

Hey manusia,bila Tuhan ada untuk mu?
Setiap masa?
Saat susah?
Ketika senang?
Tepuk dada,tanya iman


p/s:
Saya tengah mereng,terhasil lah puisi ini.Semoga ada yang faham (-__-)



1 Kata-kata hikmah:

Abdul Hadi said...

mereng2 pun ghanah jgak deh...bgus2..